Setelah 2 (dua) tahun berturut-turut sukses meraih prestasi pada Penilaian Desa Cinta Statistik (Cantik) Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2024 dan 2025, Kabupaten Bungo kembali memastikan keikutsertaan pada ajang yang sama untuk tahun 2026. Kepastian itu tergambar dari pencanangan Desa Cantik Kabupaten Bungo Tahun 2026 yang digelar Senin 27 April 2026.

Bertempat di Ruang Cempaka Kuning Bappeda Kabupaten Bungo, Pencanangan Desa Cantik Kabupaten Bungo Tahun 2026 dihadiri oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kabupaten Bungo H. Deddy Irawan, S.E., M.M., Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bungo Ardiansyah, S.ST., M.E., M.H., Kepala Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) dan Persandian Kabupaten Bungo Taufik Hidayat, S.Sos., M.M., dan perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dusun (PMD). Juga turut hadir Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pelepat Muhammad Zahri, S.Ag, Datuk Rio Senamat Ahmad, Datuk Rio Balai Jaya Adam Huri, dan Datuk Rio Dwi Karya Bhakti Haruner sebagai lokus yang akan dibina dan dinilai, serta Para Agen Statistik Universitas Muara Bungo (UMB) di bawah bimbingan Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Dr. Misra Yeni R., S.E., M.M.

Kehadiran Bappeda Kabupaten Bungo pada kegiatan ini diwakili oleh Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si (Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA), Dr. Yunardi, S.KM., M.Kes (Perencana Ahli Madya), dan Dr. Aminah, S.Sos., M.M. (Perencana Ahli Muda). Selain itu, juga hadir Neti Hirawati, S.E., (Perencana Ahli Muda), Tutur Maryana Sinaga, S.Sos (Analis Perencanaan), Anggita Dyah Ningrum, S.E. dan Linggonilus Masturanda.  

Pada kesempatan menyampaikan sambutan mewakili Kepala Bappeda Kabupaten Bungo, Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si menegaskan bahwa diperlukan kerja keras dan kekompakan (soliditas) dari pemerintah dusun yang akan dinilai dengan Tim Pembina Desa Cantik Kabupaten Bungo. Kerja keras dan soliditas itu terutama diperlukan pada saat pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) sebagai instrumen pokok yang akan dinilai.

Di sisi lain, Taufik Hidayat, S.Sos., M.M. menerangkan tentang pentingnya 3 (tiga) dusun yang akan dinilai untuk terus melakukan pembaruan (update) terhadap website yang dimiliki oleh pemerintah dusun. Tak lupa Kadis Kominfo dan Persandian ini mengingatkan pula tentang pentingnya pengisian sekaligus updating data pada Portal Satu Data Indonesia (SDI). 

Urgensi Desa Cantik dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah, menjadi perhatian Asisten Ekbang Setda Kabupaten Bungo. Dalam kesempatan menyampaikan arahan, H. Deddy Irawan, S.E., M.M. mengatakan bahwa perencanaan pembangunan berbasis data saat ini sudah menjadi kewajiban yang tidak bisa dihindari lagi. Oleh sebab itu, momentum penilaian Desa Cantik Tahun 2026 hendaknya digunakan oleh 3 dusun yang akan dinilai untuk serius memperbaiki berbagai data yang dimiliki.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Bungo menguraikan tentang tujuan diadakannya penilaian Desa Cantik Tahun 2026. Menurut Ardiansyah, S.ST., M.E., M.H., Desa Cantik dilaksanakan untuk mencapai 4 (empat) tujuan, yaitu: Pertama, meningkatkan literasi, kesadaran dan peran aktif perangkat desa/kelurahan dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik. Kedua, standardisasi pengelolaan data statistik untuk menjaga kualitas dan keterbandingan indikator statistik. Ketiga, optimalisasi penggunaan dan pemanfaatan data statistik sehingga program pembangunan di desa/kelurahan tepat sasaran. Keempat, membentuk agen-agen statistik pada level desa/kelurahan.   

Kegiatan pencanangan Desa Cantik Kabupaten Bungo Tahun 2026 yang juga diisi dengan penandatanganan Piagam Penghargaan Pencanangan Desa Cantik Tahun 2026, diakhiri dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) tentang Sosialisasi dan Penetapan Standar Pelayanan Publik BPS Kabupaten Bungo 2026, dengan menghadirkan Iffati Uzma, S.Tr.Stat (Pranata Komputer Ahli Pertama pada BPS Kabupaten Bungo) sebagai narasumber.