BAPPEDA
Pemkab Bungo
Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan dan Pengelolaan Data Terpadu
Informasi terkini seputar kegiatan dan pengumuman Bappeda
Memenuhi undangan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Nomor Und-168/Bappeda-2.1/I/2026 Tanggal 30 Januari 2026 Perihal Forum Lintas Perangkat Daerah Provinsi Jambi Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo, dipimpin oleh Kepala Bappeda Redawati, S.P., M.E., kemarin (Jum’at, 13 Februari 2026) mengikuti Forum Lintas Perangkat Daerah (FLPD) Provinsi Jambi Tahun 2026. Pertemuan ini dipimpin oleh Ade Irwansyah, S.H., M.H. (Perwakilan Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Provinsi Jambi) dan dihadiri pula oleh Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.Pada forum memperjuangkan usulan pembangunan yang akan dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi Tahun 2027 yang berlangsung di Ruang Mayang Mangurai Bappeda Provinsi Jambi, turut hadir seluruh Kepala Bidang lingkup Bappeda Kabupaten Bungo, yaitu Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si (Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam), Dewi Rejeki, S.Pt., M.M. (Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia), Yusron, S.H., M.Si (Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan), Mita Mellia, S.T. (Plh. Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah), Netty Seprahandriyani, S.P., M.A.P. (Plh. Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah), termasuk Fadly Gusriady, S.E., M.Ak (Admin SIPD).Setelah melalui diskusi dan adu argumentasi dengan Perwakilan OPD lingkup Pemprov Jambi, dari 28 usulan yang diajukan oleh Bappeda Kabupaten Bungo, akhirnya 21 usulan dinyatakan diterima, dengan rincian 13 usulan dinyatakan diterima tanpa catatan, 7 usulan dinyatakan ditolak, dan 1 usulan dinyatakan diterima dengan catatan dibahas lebih lanjut. Sejumlah usulan yang dinyatakan diterima tersebut, merupakan akumulasi dari usulan yang menjadi kewenangan Pemprov Jambi di wilayah Kabupaten Bungo.Kegiatan yang menjadi agenda perencanaan tahunan tersebut, diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara FLPD dan diharapkan terealisasi pada tahun 2027 yang akan datang.
Kondisi infrastruktur yang belum optimal sehingga melemahkan konektifitas antar-wilayah, mendominasi pembahasan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangkec) Pelepat Ilir Tahun 2027. Kegiatan perencanaan tahunan yang dibuka secara resmi oleh Camat Pelepat Ilir Iqra’ Sugandi, S.STP., M.IL berlangsung hari ini (Selasa, 10 Februari 2026).Tampak hadir pada kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Pelepat Ilir antara lain Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pelepat Ilir, Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Kabupaten Bungo, Para Datuk Rio Se-Kecamatan Pelepat Ilir, Ketua Tim Penggerak PKK Pelepat Ilir, Direktur RSUD Tipe D Kuamang Kuning, dan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya. Bahkan 5 orang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo dari Daerah Pemilihan (Dapil) II turut hadir, antara lain Jumari (Ari) Wardoyo, Slamet Riyadi, Kasbudi, Rahmat Arpison, dan Edo Maizaki.Kehadiran Bappeda Kabupaten Bungo pada forum perencanaan rutin tahunan ini diwakili oleh Tim I, yang terdiri dari Ketua Tim Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si (Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam), Dr. Aminah, S.Sos., MM (Perencana Ahli Muda), Hadis Setiawati, S.E. (Analis Perencanaan), dan M. Ryan Bendra Valdo, S.Kom. Dalam arahannya, Ketua Tim I menegaskan tentang pentingnya perencanaan berbasis Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Selain itu, Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Bappeda ini juga mengajak seluruh unsur pemerintah dusun untuk bisa menerima keterbatasan kondisi fiskal daerah saat ini.Hasil rekapitulasi input usulan pada Aplikasi SIPD, tercatat ada 94 usulan yang berasal 17 dusun yang ada di Kecamatan Pelepat Ilir dan sebagian besar terdiri dari usulan yang berkaitan dengan infrastruktur. Musrenbangkec Pelepat Ilir diakhiri dengan penyerahan Berita Acara Hasil Musrenbangkec dan Daftar Usulan Prioritas Kecamatan Pelepat Ilir dari Camat Pelepat Ilir kepada Ketua Tim I.
Bertempat di Aula Kantor Camat Rantau Pandan, hari ini, Senin 9 Februari 2026 telah dilaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangkec) Tahun 2027. Kegiatan yang juga dihadiri oleh Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Rantau Pandan, Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Kabupaten Bungo, Para Datuk Rio Se-Kecamatan Rantau Pandan, dan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya ini, secara resmi dibuka oleh Camat Rantau Pandan Sirojuddin, S.Ag. Selaku penyelenggara Musrenbangkec, kehadiran Bappeda Kabupaten Bungo pada forum perencanaan tahunan ini diwakili oleh Tim I, yang terdiri dari Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si (Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam), Jamalus, S.Sos (Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian), Hadis Setiawati, S.E. (Analis Perencanaan), M. Ryan Bendra Valdo, S.Kom (Pranata Komputer), dan Boy Fajrin, S.T. (Perencana Ahli Pertama).Dalam kesempatan menyampaikan arahan, Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si menekankan tentang pentingnya semua dusun menyampaikan usulan pembangunan, dengan berfokus pada Tema Pembangunan Kabupaten Bungo Tahun 2027, yaitu Pemantapan Infrastruktur dan Optimalisasi Pelayanan Publik. Di samping itu, selaku institusi perencana, Kepala Bidang PSDA juga mendorong agar usulan pembangunan dusun diprioritaskan pada program dan kegiatan yang mampu memperkuat konektifitas wilayah, mendukung peningkatan layanan dasar, serta mendorong produktivitas ekonomi masyarakat.Musrenbangkec Rantau Pandan yang berlangsung dalam kondisi mendung, berlangsung meriah karena turut dihadiri oleh 4 orang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, antara lain: Marhoni Suganda, S.H., Dedi Hardani, S.Pd.I, M. Salman Hasfaridzi, S.H., dan Muhammad Zahsyi. Berdasarkan hasil input usulan pada Aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), 32 usulan dari 6 dusun yang ada di Kecamatan Rantau Pandan dinyatakan lolos. Untuk selanjutnya, terhadap usulan yang lolos tersebut akan dilakukan verifikasi lebih lanjut secara teknis oleh OPD yang terkait dengan usulan dimaksud.Di penghujung kegiatan Musrenbangkec, Camat Rantau Pandan secara resmi menyerahkan Berita Acara Hasil Musrenbangkec dan Daftar Usulan Prioritas Kecamatan Rantau Pandan kepada Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si.
Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 telah berlangsung pada tanggal 27 November 2024 yang lalu. Hajatan demokrasi lokal tersebut, secara umum berjalan secara tertib, aman, dan lancar. Termasuk pilkada di Bungo. Kontestasi demokrasi lokal di Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun, juga berlangsung dalam suasana yang tenang dan damai, meski iklim kontestasi yang terjadi saat itu cenderung hangat. Sehubungan dengan agenda pasca-pilkada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bungo, Kamis (20 Februari 2025) berinisiatif melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Laporan Evaluasi Pilkada Tahun 2024. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Amaris Muara Bungo ini, diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan (stakeholder), termasuk Bappeda Kabupaten Bungo, yang diwakili oleh Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si. Pelaksanaan FGD dibuka secara resmi oleh Komisioner KPU Kabupaten Bungo Sri Hartati, S.Sos. Dalam sambutannya, Sri Hartati, S.Sos menjelaskan bahwa FGD ini dimaksudkan untuk menampung saran dan masukan dari seluruh stakeholder, demi perbaikan Pilkada Kabupaten Bungo di masa depan. Tak lupa pula, satu-satunya Perempuan Komisioner KPU Kabupaten Bungo ini menekankan bahwa FGD merupakan bagian integral dari mekanisme perbaikan berkelanjutan atas penyelenggaraan pilkada sebagai bagian penting dari demokrasi. Pelaksanaan FGD yang dipandu oleh Moderator Maryam, S.Ag (Mantan Komisioner KPU Kabupaten Bungo) ini, juga diisi dengan pembahasan lebih rinci. Oleh KPU Kabupaten Bungo, masing-masing peserta dibagi ke dalam 4 (empat) kelompok yang berbeda, sesuai dengan topik yang telah diberikan. Selaku Ketua Kelompok I (Bidang Tahapan) yang terdiri dari 4 (empat) orang peserta , Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si menyampaikan beberapa saran dan masukan, antara lain: Pertama, pemerintah daerah (khususnya perangkat daerah yang menangani urusan pendidikan), perlu melaksanakan digitalisasi terhadap ijazah dan transkrip nilai Calon Kepala Daerah (Cakada) maupun Calon Wakil Kepala Daerah (Cawakada), untuk memudahkan KPU dalam melakukan verifikasi faktual. Kedua, debat publik kandidat harus dilaksanakan di lokasi yang representatif, termasuk harus mampu meminimalisir konflik antar-pendukung kandidat. Ketiga, pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) harus disertai dengan pencantuman regulasi yang mengatur tentang saksi terhadap penghilangan/perusakan APK. FGD yang juga diisi dengan penyampaian materi oleh narasumber Dr. Muhammad Sabli, M.Pd.I (Dosen IAI Yasni Muara Bungo) dan dihadiri oleh Komisioner KPU Kabupaten Bungo lainnya (Hardianus, S.P), berlangsung setengah hari dan diakhiri dengan makan siang bersama.
Profil & Penghargaan Instansi
Jl. RM. Thaher No.501, Rimbo Tengah, Kec. Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi 37211
Informasi agenda dan kegiatan resmi Bappeda Kabupaten Bungo
Berdasarkan pola perencanaan pembangunan daerah, pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun 2027 tingkat kecamatan di Kabupaten Bungo yang akan berlangsung pada tanggal 9 sampai 12 Februari 2026 merupakan forum strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat dari tingkat dusun/kelurahan.
Waktu
09 February 2026
Lokasi
di Kecamatan Kabupaten Bungo
Jam / Durasi
09:00 s/d Selesai