Jumat, 22 Mei 2026
settings_brightness Auto Mode
Logo

BAPPEDA

Pemkab Bungo

Musrenbang RKPD Kabupaten Bungo Tahun 2027

Forum Lintas Perangkat Daerah (FLPD) Kabupaten Bungo Tahun 2026

Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bungo Tahun 2027

BAPPEDA SIPPLaTu

Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan dan Pengelolaan Data Terpadu

Berita Terbaru

Informasi terkini seputar kegiatan dan pengumuman Bappeda

Pemkab Bungo dan BPS Masifkan Pembinaan Desa Cantik 2026
Berita Utama
calendar_today 12 jam yang lalu
visibility 22

Pemkab Bungo dan BPS Masifkan Pembinaan Desa Cantik 2026

Pasca Pencanangan Desa Cinta Statistik (Cantik) Kabupaten Bungo Tahun 2026 pada tanggal 27 April 2026 yang lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bungo semakin masif melaksanakan pembinaan ke desa-desa yang menjadi lokus pembinaan. Setelah membina Dusun Senamat, Kecamatan Pelepat pada tanggal 11 Mei 2026, kemarin (Senin, 18 Mei 2026), kolaborasi Pemkab Bungo dan BPS Kabupaten Bungo menyasar Dusun Dwi Karya Bhakti, Kecamatan Pelepat.Bertempat di Aula Kantor Rio Dwi Karya Bhakti yang berlokasi di Kampung Lintas Jaya, Dusun Dwi Karya Bhakti, Kecamatan Pelepat, Pembinaan Desa Cantik berlangsung semarak. Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bungo H. Deddy Irawan, S.E., M.M.  hadir secara langsung, didampingi oleh Kepala BPS Kabupaten Bungo Ardiansyah, S.ST., M.E., M.H. danKepala Dinas (Kadis) Komunikasi Informatika (Kominfo) dan Persandian Kabupaten Bungo Taufik Hidayat, S.Sos., M.M. Kehadiran Bappeda Kabupaten Bungo pada kegiatan pembinaan ini diwakili oleh Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si dan Perencana Ahli Madya Dr. Yunardi, S.KM., M.Kes.Pada saat menyampaikan arahan, H. Deddy Irawan, S.E., M.M. memberikan dukungan (support) kepada Pemerintah Dusun (Pemdus) Dwi Karya Bhakti, agar siap menjadi dusun yang memiliki kemampuan lebih baik dibandingkan dusun-dusun lainnya, terutama keunggulan dalam mengelola data. Selain itu, Asisten Ekbang Setda Kabupaten Bungo ini juga berharap agar Program Desa Cantik ini semakin intensif disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat.Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPS Kabupaten Bungo Ardiansyah, S.ST., M.E., M.H. berharap agar Pemdus Dwi Karya Bhakti segera menetapkan nama-nama Agen Statistik Tingkat Dusun, yang diharapkan mampu menjadi kepanjangan tangan BPS dalam memasifkan Program Desa Cantik di Dusun Dwi Karya Bhakti.Hampir senada dengan arahan sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Bungo menekankan tentang pentingnya Pemdus Dwi Karya Bhakti untuk (kembali) mengaktifkan website yang pernah dimiliki. Melalui website yang aktif, Taufik Hidayat, S.Sos., M.M. berharap Pemdus Dwi Karya Bhakti dapat memberikan pelayanan publik secara digital, sekaligus turut berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di tingkat dusun.Kegiatan pembinaan yang diikuti oleh Datuk Rio Dwi Karya Bhakti Haruner, Para Perangkat Dusun Dwi Karya Bhakti, dan seluruh Anggota Badan Permusyawaratan (BPD) Dwi Karya Bhakti ini, juga diisi dengan penyampaian materi oleh Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si dan Tim Pembina Desa Cantik dari BPS Kabupaten Bungo yang terdiri dari Nor Indah Fitria Ningrum, S.ST., M.Stat, Diana Olensia, S.AB, dan Harry Jedra Mortin, S.Tr.Stat. Para pemateri secara khusus memberikan gambaran tentang tata cara pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) yang menjadi indikator penilaian Desa Cantik. Tidak lupa pula, turut disosialisasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang telah dimulai sejak tanggal 1 Mei 2026 hingga 31 Agustus 2026. Kegiatan pembinaan berlangsung setengah hari dan ruang diskusi diisi dengan tanya-jawab yang bersifat interaktif dan konstruktif, khususnya di antara para pemateri dengan para peserta pembinaan. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol soliditas di antara seluruh peserta dengan jajaran Pemkab Bungo dan BPS Kabupaten Bungo.

Lagi, Pemkab Bungo dan BPS Bersinergi dalam Penginputan LKE PM EPSS 2026
Berita Utama
calendar_today Minggu, 17 Mei 2026
visibility 29

Lagi, Pemkab Bungo dan BPS Bersinergi dalam Penginputan LKE PM EPSS 2026

Keberhasilan mencapai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) 2,60 dengan Kategori Baik pada tahun 2024, telah memicu motivasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bungo untuk mencapai hasil lebih baik pada Penilaian Mandiri (PM) Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026. Hal itu tergambar dari dilaksanakannya Rapat Teknis Penginputan Lembar Kerja Evaluasi (LKE) PM EPSS Tahun 2026 yang berlangsung pada Hari Rabu Tanggal 13 Mei 2026 di Ruang Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bappeda Kabupaten Bungo. Rapat Teknis yang dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bungo H. Deddy Irawan, S.E., M.M., dihadiri oleh Kepala Bappeda Kabupaten Bungo sekaligus Ketua Tim Penilai Internal (TPI) EPSS Kabupaten Bungo Redawati, S.P., M.E., Kepala BPS Kabupaten Bungo Ardiansyah, S.ST., M.E., M.H., serta Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bungo sekaligus Anggota TPI EPSS Kabupaten Bungo Drs. Toto Tohiruddin. Rapat juga dihadiri oleh Anggota TPI EPSS Kabupaten Bungo dari Unsur Bappeda, yaitu Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si, Dr. Yunardi, S.KM., M.Kes, dan Dr. Aminah, S.Sos., M.M. serta dari Unsur Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) dan Persandian Neti Herawati, S.Kom. Dalam kesempatan menyampaikan arahan, H. Deddy Irawan, S.E., M.M. menegaskan tentang komitmen Pemkab Bungo untuk meningkatkan capaian IPS Tahun 2026. Asisten Ekbang Setda Kabupaten Bungo ini juga mengingatkan agar 2 (dua) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi sampel penilaian, yaitu Dinas Kesehatan dan Dinas Dukcapil, untuk mempersiapkan secara optimal semua data dukung (evidence) yang akan dinilai.Di sisi lain, Redawati, S.P., M.E. menekankan tentang telah ditetapkannya IPS menjadi salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bungo Tahun 2025-2029, sebagai salah satu instrumen untuk mengukur reformasi birokrasi dan kualitas pelayanan data publik. Kepala Bappeda Kabupaten Bungo ini juga mengingatkan agar TPI EPSS dan 2 OPD sampel untuk tidak lengah, lantaran jika capaian IPS ?2,60 maka otomatis Kategori Baik gagal untuk dipertahankan.Sementara itu, dalam kapasitas sebagai Tim Penilai Badan (TPB) sekaligus penyelenggara evaluasi dan Pembina Data Statistik, Ardiansyah, S.ST., M.E., M.H. mengharapkan agar 2 OPD sampel benar-benar serius dalam menginput evidence penilaian, yang mencakup 5 domain, 19 aspek, dan 38 indikator. Kepala BPS Kabupaten Bungo ini juga mengingatkan TPI EPSS dan 2 OPD sampel untuk benar-benar siap, karena kabupaten/kota lain dalam Provinsi Jambi juga berlomba-lomba untuk mencapai hasil yang lebih baik juga.Sementara itu, sebagai salah satu OPD sampel, Drs. Toto Tohiruddin menyatakan kesiapannya untuk mengikuti PM EPSS Tahun 2026. Kadis Dukcapil ini bahkan telah menginstruksikan Person in Charge (PIC) dari Dinas Dukcapil (Desmon Aritonang, S.STP) untuk kooperatif dalam mempersiapkan semua evidence yang diperlukan.Rapat Teknis juga diisi dengan penyampaian materi tentang Indikator-indikator EPSS Tahun 2026 yang dipresentasikan oleh Iffati Uzma, S.Tr.Stat (Pranata Komputer Ahli Pertama pada BPS Kabupaten Bungo). Penyampaian materi juga diselingi dengan diskusi interaktif di antara sesama peserta rapat. Pada sesi ini, PIC dari Dinas Kesehatan yaitu Febrianda Putra, AM.Kep dan Nuraini Siregar, A.MS tampak komunikatif dalam merespon potensi evidence yang akan dipenuhi.Rapat Teknis berlangsung setengah hari dan merekomendasikan untuk penjadwalan (kembali) penginputan evidence, sebelum tiba batas waktu (deadline) pada tanggal 31 Mei 2026.     

Pemkab Bungo dan UPT Loka POM Bersinergi untuk Sukseskan PM KKPA 2026
Perekonomian dan Sumber Daya Alam
calendar_today Kamis, 07 Mei 2026
visibility 56

Pemkab Bungo dan UPT Loka POM Bersinergi untuk Sukseskan PM KKPA 2026

Belajar dari pengalaman tahun 2025 dimana skor Verifikasi Dokumen Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) Kabupaten Bungo hanya 36,23 dan berada di Level 1 (Sangat Rendah), maka kemarin dilaksanakan Rapat Advokasi Penilaian Mandiri (PM) KKPA Tahun 2026. Rapat yang dilaksanakan di penghujung Bulan April, tepatnya Jum’at 30 April 2026, berlangsung di Ruang Rapat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) di Bungo, yang berlokasi di Komplek Ruko Bungo Green City Nomor A1-A3 Jalan Lintas Sumatra KM 5 Muara Bungo.Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bungo Dr. Donny Iskandar, M.T. dan diisi dengan penyampaian materi oleh Plt. Kepala UPT Loka POM di Bungo Pernanda Sapryanoki, S.Farm., Apt. Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo yang wajib mengisi instrumen (tools) penilaian juga hadir, termasuk Bappeda, yang dihadiri oleh Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si (Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) dan M. Resda’i, S.IP (Penata Kelola Pemerintah pada Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia).Pada kesempatan menyampaikan arahan, Sekda Kabupaten Bungo menekankan tentang pentingnya keseriusan OPD dalam mengisi tools penilaian sekaligus melengkapi data dukung (evidence) yang diperlukan dalam rangka PM KKPA 2026. Tak lupa pula Sekda Kabupaten Bungo menunjuk Bappeda selaku pihak yang ditugaskan sebagai Person in Charge (PIC) utama pada PM KKPA 2026 ini.Di sisi lain, saat menyampaikan presentasinya, Plt. Kepala UPT Loka POM di Bungo menegaskan tentang pentingnya keamanan pangan yang diimplementasikan melalui PM KKPA. Menurut Pernanda Sapryanoki, S.Farm., Apt, keamanan pangan diharapkan berkontribusi terhadap 4 (empat) isu/kebijakan yang mencakup: penurunan stunting, pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), pelaksaaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan perwujudan Indonesia Emas Tahun 2045. Di bagian akhir presentasinya, Pernanda Sapryanoki, S.Farm., Apt mengajak 5 (lima) OPD yang terlibat (Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) untuk memanfaatkan waktu yang ada sejak 1 Maret 2026 hingga 31 Juli 2026 guna mengisi tools PM KKPA yang telah disediakan.Rapat yang diselingi dengan menikmati suguhan cemilan sehat dan minuman jamu ini, berlangsung dalam suasana santai dan diakhiri dengan foto bersama.

Pemkab Bungo dan BPS (kembali) Canangkan Desa Cantik 2026
Berita Utama
calendar_today Rabu, 29 April 2026
visibility 56

Pemkab Bungo dan BPS (kembali) Canangkan Desa Cantik 2026

Setelah 2 (dua) tahun berturut-turut sukses meraih prestasi pada Penilaian Desa Cinta Statistik (Cantik) Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2024 dan 2025, Kabupaten Bungo kembali memastikan keikutsertaan pada ajang yang sama untuk tahun 2026. Kepastian itu tergambar dari pencanangan Desa Cantik Kabupaten Bungo Tahun 2026 yang digelar Senin 27 April 2026.Bertempat di Ruang Cempaka Kuning Bappeda Kabupaten Bungo, Pencanangan Desa Cantik Kabupaten Bungo Tahun 2026 dihadiri oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kabupaten Bungo H. Deddy Irawan, S.E., M.M., Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bungo Ardiansyah, S.ST., M.E., M.H., Kepala Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) dan Persandian Kabupaten Bungo Taufik Hidayat, S.Sos., M.M., dan perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dusun (PMD). Juga turut hadir Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pelepat Muhammad Zahri, S.Ag, Datuk Rio Senamat Ahmad, Datuk Rio Balai Jaya Adam Huri, dan Datuk Rio Dwi Karya Bhakti Haruner sebagai lokus yang akan dibina dan dinilai, serta Para Agen Statistik Universitas Muara Bungo (UMB) di bawah bimbingan Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Dr. Misra Yeni R., S.E., M.M.Kehadiran Bappeda Kabupaten Bungo pada kegiatan ini diwakili oleh Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si (Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA), Dr. Yunardi, S.KM., M.Kes (Perencana Ahli Madya), dan Dr. Aminah, S.Sos., M.M. (Perencana Ahli Muda). Selain itu, juga hadir Neti Hirawati, S.E., (Perencana Ahli Muda), Tutur Maryana Sinaga, S.Sos (Analis Perencanaan), Anggita Dyah Ningrum, S.E. dan Linggonilus Masturanda.  Pada kesempatan menyampaikan sambutan mewakili Kepala Bappeda Kabupaten Bungo, Dr. Auri Adham Putro, S.Sos., M.Si menegaskan bahwa diperlukan kerja keras dan kekompakan (soliditas) dari pemerintah dusun yang akan dinilai dengan Tim Pembina Desa Cantik Kabupaten Bungo. Kerja keras dan soliditas itu terutama diperlukan pada saat pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) sebagai instrumen pokok yang akan dinilai.Di sisi lain, Taufik Hidayat, S.Sos., M.M. menerangkan tentang pentingnya 3 (tiga) dusun yang akan dinilai untuk terus melakukan pembaruan (update) terhadap website yang dimiliki oleh pemerintah dusun. Tak lupa Kadis Kominfo dan Persandian ini mengingatkan pula tentang pentingnya pengisian sekaligus updating data pada Portal Satu Data Indonesia (SDI). Urgensi Desa Cantik dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah, menjadi perhatian Asisten Ekbang Setda Kabupaten Bungo. Dalam kesempatan menyampaikan arahan, H. Deddy Irawan, S.E., M.M. mengatakan bahwa perencanaan pembangunan berbasis data saat ini sudah menjadi kewajiban yang tidak bisa dihindari lagi. Oleh sebab itu, momentum penilaian Desa Cantik Tahun 2026 hendaknya digunakan oleh 3 dusun yang akan dinilai untuk serius memperbaiki berbagai data yang dimiliki.Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Bungo menguraikan tentang tujuan diadakannya penilaian Desa Cantik Tahun 2026. Menurut Ardiansyah, S.ST., M.E., M.H., Desa Cantik dilaksanakan untuk mencapai 4 (empat) tujuan, yaitu: Pertama, meningkatkan literasi, kesadaran dan peran aktif perangkat desa/kelurahan dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik. Kedua, standardisasi pengelolaan data statistik untuk menjaga kualitas dan keterbandingan indikator statistik. Ketiga, optimalisasi penggunaan dan pemanfaatan data statistik sehingga program pembangunan di desa/kelurahan tepat sasaran. Keempat, membentuk agen-agen statistik pada level desa/kelurahan.   Kegiatan pencanangan Desa Cantik Kabupaten Bungo Tahun 2026 yang juga diisi dengan penandatanganan Piagam Penghargaan Pencanangan Desa Cantik Tahun 2026, diakhiri dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) tentang Sosialisasi dan Penetapan Standar Pelayanan Publik BPS Kabupaten Bungo 2026, dengan menghadirkan Iffati Uzma, S.Tr.Stat (Pranata Komputer Ahli Pertama pada BPS Kabupaten Bungo) sebagai narasumber.

Eksklusif

Profil & Penghargaan Instansi

location_on Kontak Kami

Jl. RM. Thaher No.501, Rimbo Tengah, Kec. Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi 37211

Agenda Kegiatan

Informasi agenda dan kegiatan resmi Bappeda Kabupaten Bungo

Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Bungo Tahun 2027

Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Bungo Tahun 2027 adalah pertemuan dialogis antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk menyerap aspirasi, masukan, dan penyelarasan prioritas pembangunan tahun 2027. Acara ini bertujuan menyempurnakan dokumen perencanaan awal (Ranwal) RKPD Kabupaten Bungo Tahun 2027

event

Waktu

04 March 2026

location_on

Lokasi

Ruang Aula Cempaka Bappeda Kab. Bungo

schedule

Jam / Durasi

08:30 WIB s.d Selesai